BERITA SEPUTAR SEPAK BOLA

FIFA Pastikan Tak Ada Rencana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

 

Beritabola.ink - FIFA memastikan tidak ada rencana mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026. Kepastian ini muncul setelah adanya usulan dari utusan khusus Presiden Amerika Serikat yang memicu polemik.

Ketidakpastian sempat muncul terkait partisipasi Iran karena konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Namun, hingga kini Iran tetap dijadwalkan mengikuti turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Italia sendiri gagal lolos ke Piala Dunia usai kalah dalam babak play-off melawan Bosnia Herzegovina. Meski memiliki sejarah besar dengan empat gelar juara, peluang mereka tampil kembali dipastikan tertutup.

FIFA juga menegaskan bahwa segala keputusan terkait peserta berada dalam kewenangan penuh organisasi tersebut. Namun, hingga saat ini tidak ada indikasi perubahan daftar tim peserta.

Usulan Penggantian Iran oleh Italia


Wacana penggantian Iran dengan Italia pertama kali disampaikan oleh utusan khusus Amerika Serikat, Paolo Zampolli. Ia mengaku telah mengajukan ide tersebut kepada Presiden AS dan Presiden FIFA.

Usulan ini dilatarbelakangi keinginan melihat Italia kembali tampil di Piala Dunia. Selain itu, Italia dinilai memiliki rekam jejak kuat sebagai salah satu tim tersukses.

“Saya mengonfirmasi bahwa saya telah mengusulkan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” kata Zampolli kepada Financial Times.

“Saya orang Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di AS. Dengan empat gelar, mereka punya rekam jejak yang layak,” lanjut Zampolli.

FIFA Tegaskan Iran Tetap Berlaga


FIFA tidak memberikan tanggapan resmi terhadap usulan tersebut, tetapi merujuk pada pernyataan presidennya. Hal ini menegaskan bahwa Iran tetap menjadi peserta sah turnamen.

Keputusan ini juga menunjukkan bahwa FIFA tetap berpegang pada hasil kualifikasi yang telah berlangsung. Iran berhasil lolos dengan performa yang meyakinkan di zona Asia.

“Tim Iran pasti akan datang,” ujar Infantino.

““Kami berharap saat itu situasinya sudah damai, tentu saja itu akan sangat membantu. Namun Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya. Mereka sudah lolos. Para pemain ingin bermain,” tegas Infantino.

Kritik Keras dari Pihak Iran


Pemerintah Iran melalui kedutaannya menanggapi keras usulan penggantian tersebut. Mereka menilai gagasan itu sebagai bentuk tindakan yang tidak pantas.

Iran menegaskan bahwa prestasi sepak bola harus diraih melalui kompetisi, bukan keputusan politik. Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik terhadap pihak yang mengusulkan perubahan.

“Italia meraih kebesarannya dalam sepak bola di lapangan, bukan berkat privilese politik,” tulis pernyataan Kedutaan Iran.

“Upaya untuk menyingkirkan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan kebangkrutan moral Amerika Serikat, yang bahkan takut pada kehadiran sebelas pemain muda Iran di lapangan,” lanjut pernyataan tersebut.

Regulasi FIFA dan Sikap Pejabat Italia


Menteri Ekonomi Italia, Giancarlo Giorgetti, mengecam keras gagasan yang diajukan Zampolli dengan menyebutnya memalukan.

Sementara itu, Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, mengatakan kepada La Press, “Pertama, itu tidak mungkin, kedua, itu tidak pantas… Anda harus lolos lewat pertandingan di lapangan.”

Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio, juga menolak ide tersebut dan mengaku akan merasa tersinggung. Ia menegaskan, “Untuk bisa tampil di Piala Dunia, Anda harus meraihnya dengan usaha sendiri.”

Posting Komentar

0 Komentar