beritabola.ink - Keputusan Mohamed Salah untuk meninggalkan Liverpool pada musim panas 2026 langsung mengguncang bursa transfer. Bintang asal Mesir itu sebelumnya masih terikat kontrak hingga 2027, namun memilih mengakhiri kebersamaan lebih cepat.
Pengumuman yang disampaikan pada Maret 2026 tersebut memicu spekulasi besar soal masa depannya. Dengan status bebas transfer, Salah menjadi salah satu pemain paling diburu di dunia.
Meski sudah berusia 33 tahun, performanya masih berada di level tinggi. Hal itu membuat banyak klub elite Eropa tetap tertarik untuk mengamankan jasanya.
Salah satu klub yang dikaitkan dengan Salah adalah Barcelona. Kondisi finansial yang belum sepenuhnya pulih membuat Blaugrana membuka peluang merekrut pemain gratis, termasuk sosok berpengalaman seperti Salah.
Nadal Ingatkan Risiko Besar di Balik Transfer Salah
Legenda Barcelona, Miguel Nadal, ikut angkat bicara terkait rumor tersebut. Ia menilai perekrutan Salah bukan tanpa risiko, terutama karena faktor usia sang pemain.
Menurut Nadal, meski kualitas Salah tidak perlu diragukan, keputusan mendatangkannya tetap harus dipikirkan matang. Barcelona, menurutnya, tidak bisa sembarangan mengambil langkah di tengah proses pembangunan tim.
Ia melihat situasi ini sebagai dilema bagi klub yang tengah mencoba menyeimbangkan regenerasi dan ambisi instan. Salah bisa memberi dampak cepat, tetapi tidak menjamin keberlanjutan jangka panjang.
"Kita berbicara tentang pemain yang, ke mana pun mereka pergi, akan memberikan sesuatu. Tetapi ini adalah taruhan berisiko,” bukanya, dikutip dari Goal.
“Saya ragu ia akan datang ke Barcelona. Saya pikir itu akan menjadi penguatan bagi tim mana pun. Tetapi Mohamed Salah berusia 33 atau 34 tahun. Saya melihatnya lebih sebagai sosok penting di dalam klub.”
Sektor Sayap Dinilai Sudah Cukup Solid
Selain faktor usia, Nadal juga menyoroti kondisi skuad Barcelona saat ini. Ia menilai sektor sayap Blaugrana sudah memiliki kedalaman yang memadai.
Barcelona dalam beberapa musim terakhir memang mengandalkan pemain muda dan dinamis di lini serang. Hal ini menjadi bagian dari proyek jangka panjang yang tengah dibangun klub.
Kehadiran Salah, menurut Nadal, justru bisa mengganggu keseimbangan yang sudah terbentuk. Terlebih, gaya permainan tim saat ini lebih mengutamakan kecepatan dan fleksibilitas pemain muda.
Salah satunya adalah Lamine Yamal, superstar yang mengisi permanen pos sayap kanan di Barcelona. Kehadiran Salah jelas akan menimbulkan dilema besar bagi Hansi Flick.
“Secara ofensif di Barcelona, saya pikir kedua sayap sudah terisi. Itu akan menjadi penguatan yang hebat, tetapi saya rasa kita tidak sedang ingin mengambil taruhan semacam ini," tutur Nadal.
.png)
.png)
.png)

0 Komentar